Minggu, 25 Oktober 2009

Selokan Tersumbat, masih Membelit Tanjung 

Kota Bima, Bimeks.-
Memasuki musim hujan, warga Kelurahan Tanjung Kota Bima kerap dihadapkan masalah banjir dan penyakit berbasis lingkungan. Setiap sudut perkampungan dan selokan pemukiman warga terdapat tumpukan sampah yang dapat menghambat aliran air hujan. Kenyataan ini berpotensi menimbulkan ragam penyakit seperti malaria dan demam berdarah (DB). 
Pantauan Bimeks, Jumat (23/10) lalu, hampir di sepanjang jalan terdapat tumpukkan sampah yang tidak terurus. Selokan-selokan yang membelah perkampungan warga juga sudah tertutup oleh berbagai jenis limbah yang nyaris rata dengan permukaan got. Kondisinya sangat memprihatinkan, kelihatan kumuh. 
Fakta ini selalu membelit dan hampir tidak pernah terselesaikan. Setiap tahun ketika musim hujan, lingkungan pemukiman warga kerap kali digenangi air. Air hujan selalu meluap karena selokan-selokan tertutup oleh sampah. 
“Kami telah berjuang untuk menyadarkan masyarakat supaya sama-sama menjaga selokan dari sumbatan sampah agar terhindar dari bahaya luapan air hujan, tetapi hasilnya tidak diindahkan” ujar Lurah Tanjung, HA Madjid, kepada Bimeks. 
  Menurut Madjid, jika saja seluruh komponen masyarakat Tanjung mau menaati himbauan pemerintah kelurahan agar peduli terhadap lingkungan di sekitarnya, tentu wajah Tanjung akan lebih tampak elok, jauh dari kesan kekumuhan. (K07)  

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar